Panduan dan Cara Lengkap Budidaya Tomat Agar Mengahsilkan Panen Maksimal

Tomat, berbicara tomat pastinya akan bertanya-tanya, tomat temasuk buah atau sayuran bukan…?

Mari kita simak berikut ini…

Tomat merupakan tumbuhan dari keluarga solanceae, tumbuhan ini merupakan tumbuhan asli yang berasal dari amerika tengah dan amerika selatan. Tomat merupakan tumbuhan yang memilki siklus, tumbuhan yang dapat tumbuh tinggi dengan 1-3 meter. Tumbuhan tomat memiliki banyak manfaat yang luar bisa.  Memiliki kandungan yang lengkap dan kaya akan manfaat. Hal ini lah yang mendorong untuk membudidayakan tomat karena peluang bisnisnya yang menjanjikan dan luas. Untuk itu kami rangkumkan panduan dan cara budidaya tanaman tomat yang lengkap.

Cara Lengkap Budidaya Tomat Agar Mengahsilkan Panen Maksimal

Panduan Lengkap Cara Budidaya Tomat Agar Menghasilkan Panen Yang Maksimal

Pemiihan lahan taman yang cocok

Langkah utama yang harus dipersiapkan adalah lahan untuk menanam tomat, apabila lahan sudah didapatkan anda dapat melakukan pengemburan tanah dan jika pH tanah kurang dari 5,5 lakukan pengeapuran menggunakan dolomit dengan dosis yang sesuai.  Apabila sudah anda dapat membuat bendangan  dengan lebar 1 meter dan tinggi 30cm, panjang sesuai dengan lahan tanam, Berilah jarak antara bedeng sekitar 30 cm hingga 40 cm dan panjang sesuai dengan lahan tanam. Apabila sudah diamkan tanah selama kurang labih satu minggu.

Persyaratan tumbuh tomat yang tepat

Tumbuah tomat dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian sekitar 0 hingga 1500 mdpl, Suhu yang baik untuk menanam tomat adalah sekitar 20°C-27°C, serta Curah hujan sekitar 750 mg/tahun – 1250 mg/tahun.

Pemilihan Benih Tomat

Dalam memilih benih tomat bisa anda dapatkan dari toko pertanian atau anda membuat sendiri. Namun untuk yang lebih baik anda dapat membuatnya sendiri. Berikut cara membuat benih tomat sendiri . Pertama seleksi terlebih dahulu  buah tomat yang akan dijadikan benih, pastikan tomat tidak cacat. Lalu pisahkan biji tomat dengan daging tomat guna untuk dijadikan bibit rendam biji dalam air , ambil biji yang tenggelam saja sedangkan yang mengapung di permukaan air dibuang, setelah itu jemur hingga kering. Jika sudah kering simpan biji benih dalam wadah yang steril dan kering.

Penyemihan Benih Tomat

Apabila benih tomat sudah steril selanjutnya adalah lakukan penyemian dengan bandengan atau polybag, anda dapat melakukan dengan media bandengan yaitu dengan  membuat bandengan terlebih dahulu dengan ukuraan garis atau larikan dengan jarak sekitar 5 cm antar larik dan kedalamannya sekitar 1 cm. Setelah larikan jadi, taburkan biji benih (usahakan jangan menumpuk) pada larikan yang dibuat pada bedengan dengan jarak antar benih sekitar 2 cm-3 cm. Kemudian tutup kembali dengan tanah dan lakukan penyiraman secukupnya.

Penanaman Benih Tomat Yang Benar

Sebelum melakukan penanaman, buatlah lubang tanam dengan mulsa diameter dan kedalaman 5 hingga 7 cm. Dalam setiap bandengan buatlah 2 lajur lubang tanaman dengan jarak antara lajur  70 sampai 80 cm dan jarak antara lubang dalam 1 lajur sekitar 40 hingga 50 Cm. Apabila lubang sudah jadi masukan bibit dalam lubang tanam kemudian timbun dengan tanah hasil galiang tanam sebelumnya dan siram agar terjaga kelembapannya.

Perawatan dan Pemliharaan Tanaman Tomat

Dalam tahapan ini anda dapat melakukan beberapa cara yaitu penylaman, penyiangan, pemangkasan, penyiraman/pengairan tanah, dan pemasangan tiang/ajir, dan pemupukan tanaman.

  • Penyulaman dilakukan untuk mengecek pada tanaman, jika ada tanaman yang mati makan haris segera dilakukan untuk menganti tanaman tersebut dengan yang baru.
  • Penyiangan sanga bagus untuk dilakukan guna membersihkan gulna pada tanaman agar tidak menghambat proses tumbuhnya tomat
  • Pemangkasan dapat dilakukan setiap 1 kali satu minggu. Agar tanaman tomat tidak memiliki banyak batang atau percabangan, maka lakukan pemangkasan tunas pada ketiak daun. Pemangakasan dapat dilakukan atau tidak, dan wajib dilakukan apabila tanaman memiliki 1 dompol buah dengan sekitar 5 hingga 7 perdombol.
  • Penyiraman dan Pengairan Tanaman
    Tanaman toman tidak begitu membutuhkan banyak air namun jangan sampai tanaman kekurangan air. Jika kelebihana air dapat membuat fase generatif terhambat namun fase pertumbuhan daun dan batang (vegetatif) akan subur. Jika kekurangan air makan buah yang dihasilkan akan pecah-pecah.
  • Pemasangan Ajir/tiang guna mencegah tomat agar tidak roboh maka perlu dilakukan pemasangan ajir atau lenjeran yang terbuat dari bambu bengan panjang sekitar 1,5 m-2 m. Pemasangan lanjeran atau ajir dipasang ketika tanaman tomat telah setinggi 10 hingga 15 cm, Ajir tersebut dipasang dengan jarak sekitar 10 hingga 20 cm dari tanaman tomat tersebut. Setiap tanaman bertambah setinggi 20 cm batang tanaman tomat diikat pada lenjeran atau ajir menggunakan tali rafia tau tali plastik.

Pemupukan Tanaman

Untuk tanaman tomat organik tanaman diberi pupuk berupa pupuk organik cair berkalium tinggi saat tanaman aakan berbunga dan berbuah. Penyemprotan puukm tersebut dapat dilakukan setiap minggu dengan dosis 1 liter pupuk/100 liter air. Setelah tanaman berumur sekitar 2 hingga 3 minggu bisa juga tambahkan pupuk berupa pupuk kandang atau kompos sekitar 1 genggam/tanaman.

Untuk Tanaman tomat non organik, tanaman diberi pupuk berupa pupuk urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 dengan dosis yang diberikan adalah 1-2 gr/tanaman yang diberikan pada usia tanaman seminggu setelah tanam. Pada umur 2 hingga 3 minggu beri lagi pupuk urea dan KCl dengan dosis sekitar 5 gr/tanaman. Pada saat tanaman berumur sekitar 1 bulan jika masih terlihat kurang gizi, beri urea dan KCl dengan dosis 7 gr/tanaman. Pemberian pupuk tersebut diberikan dengan jarak sekitar 5-7 cm dari tanaman tomat.

Pembrantasan Hama dan Penyakit

Tanaman tomat sangat mudah terserang hama seperti ulat buah, kutu, thrips dan lalat putih.  Dan masih banyak jenis hama lainnya. Untuk itu sebaiknya anda membrantas dengan menggunakan pestisida.

Pasca Panen Tomat.

Tomat yang sudah siap panen adalah tomat yang memiliki umur sekitar 60 hingga 100 hari. Pemanenan dapat dilakkan setiap sore danpagi hari. Dan setiap 2 atau 3 kali dalam seminggu.

Demikian infomasi mengenai Cara lengkap budidaya tomat agar menghasilkan panen yang berkualitas. Semoga bermanfaat… Salam sukses selalu…